Hidup itu Harus Sukses Mulia

Posted by on Apr 28, 2012 in Slider, Sukses Mulia | 2 comments

Hidup itu Harus Sukses Mulia

Saya ingin berbagi hasil training Sukses Mulia Entertrainment tanggal 14 April 2012 di Hotel Santika Jakarta. Training ini diadakan oleh Kubik Leadership, pembicaranya Bpk Jamil Azzaini, trainer dan motivator Sukses Mulia dan Bpk Indra Nugroho serta berapa para fasilitator. Training ini dibawakan secara theatrical sehingga benar-benar menarik dan menempel di ingatan materi dari trainingnya. Bahkan hingga acara berakhir masih enggan beranjak dari kursi he he he.
Acara dimulai dengan pemutaran lagu My Way dari Frank Sinatra. Coba kita renungkan lirik dari lagu ini, jalan apa yang sudah kita pilih?

MY WAY

And now the end is near
And so I face the final curtain
My friend I’ll say it clear
I’ll state my case of which I’m certain

I’ve lived a life that’s full
I traveled each and every highway
And more, much more than this
I did it my way

Regrets I’ve had a few
But then again too few to mention
I did what I had to do
And saw it through without exemption

I planned each charted course
Each careful step along the byway
And more, much more than this
I did it my way

Yes there were times I’m sure you knew
When I bit off more than I could chew
But through it all when there was doubt
I ate it up and spit it out, I faced it all
And I stood tall and did it my way

I’ve loved, I’ve laughed and cried
I’ve had my fill, my share of losing
And now as tears subside
I find it all so amusing

To think I did all that
And may I say not in a shy way
Oh no, oh no, not me
I did it my way

For what is a man what has he got
If not himself then he has not
To say the things he truly feels
And not the words of one who kneels
The record shows I took the blows
And did it my way

Yes it was my way

Diceritakan juga banyak orang yang bertanya kepada seorang biksuni Emi Kiyosaki (kakak Robert Kiyosaki) yang selalu mendampingi orang-orang yang sakaratul maut, apa yang disesalkan mereka ketika maut akan menjemput mereka. Ternyata mereka menyesali apa yang tidak mereka lakukan ketika mereka masih hidup. Sudahkah kita melakukan apa yang kita inginkan atau memilih suatu profesi yang kita impikan? Jika belum inilah saatnya bagi kita untuk memilih My Way. Sehingga ketika kematian menjemput kita, kita tidak pernah menyesali jalan yang sudah kita pilih.

Apakah Sukses itu ? Sukses adalah 4 TA yaitu: Harta, Tahta, Kata & Cinta
Apa yang terjadi jika hanya sukses saja?
– Seumpama orang yang sedang minum, semakin banyak minum semakin haus.
– Kesepian di keramaian

Sedangkan jika mulia saja apa yang terjadi?
– Menjadi lilin (menerangi orang lain tetapi dirinya sendiri hancur) misalnya para volunteer yang banyak membantu orang terutama saat bencana, tetapi ketika keluarganya sakit dia tidak punya uang untuk membawa mereka ke Rumah Sakit.
– Memakan sesuatu yang bukan haknya (jika terpaksa karena ketiadaan dana)

Karena itu kita harus menjadi orang yang sukses mulia. Semakin sukses semakin mulia karena memberikan manfaat kepada banyak orang. Kenapa kita harus sukses mulia?
– Tidak terbatas
– Siap dipanggil sang Pencipta kapanpun
– Keberadaa kita berarti

5 Modus (kebiasaan yang berulang-ulang agar tercapai) Sukses Mulia yaitu:
1. Asah Pilihan
2. Aktifkan Daya Pancar
3. Pacu Mesin
4. Nikmati Masalah
5. Tabung Epos (Energi Positif)

Pada saat ini banyak orang yang pikiran dan hatinya tidak connect dengan pekerjaannya. Dari hasil survey hanya 29% yang connect dengan pekerjaan, 54% not enganged dan 17% actively disangaged. Level engangement menentukan kualitas pekerjaan kita.

Quality of Work = Quality of Life (QoL)

Jika QoL kita tinggi maka QoW otomatis akan tinggi. Pastikan kita memiliki kualitas kerja (QoW) yang baik.
Bagaimana cara kita untuk mencapai QoW yang tinggi? yuk kita terapkan 5 Modus Sukses Mulia dalam kehidupan kita. Bagaimana caranya?

1. Pilih Profesi
Benarkah profesi yang kita pilih adalah profesi yang kita inginkan?
Apa itu profesi? Profesi adalah kemahiran kita. Apakah pekerjaan kita sekarang adalah profesi kita?
Jika tidak berarti kita harus menelaah apa profesi kita sebenarnya. Gali dan gali sampai ketemu.
Bagaimana caranya?

1.1 Passion + Talent
Passion: sesuatu yang muncul dalam diri kita karena kita senang/happy.
Passion berpengaruh sangat besar jika dilakukan dengan senang hati.
Contoh orang yang memiliki passion + talent adalah Steve Jobs.

Jika anda seorang karyawan, anda tidak perlu khawatir. Karena berdasarkan hasil survey dari 100 Creativator di dunia
27 Director
9 Self Employee dan
64 Employee
Jadi 64 dari 100 karyawan itu adalah pekerja kreatif, mereka memiliki ide-ide yang kreatif. Look Inside Not Outside. Lihatlah potensi kita kembangkan kelebihan kita untuk menutuf kekurangan yang ada.

1.2 Cari Profesi yang anda inginkan di perusahaan tempat kita bekerja jika memang ada.

1.3 Create your own profession, ciptakan profesi yang anda inginkan jika memang profesi itu belum ada.

1.4 Asah profesi, asah kemahiran sesuai passion kemudian delebrate practise (terus meningkat) selama 10.000 jam dengan didampingin mentor yang akan mengarahkan kita. Bagaimana cara untuk mencapai 10.000 jam tersebut? Asah kemampuan kita 3 jam setiap harinya.

Banyak orang yang mengalami work life conflict yang tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri tapi juga kepada orang lain.
Dampak kepada diri sendiri
1. Fisik mengalami berbagai gangguan seperti pencernaan, pernafasan
2. Mental: stress, depresi
3. Aktivitas atau capaian sebagai individu misalnya kariri, percintaan, refreshing maupun hobi.

Dampak kepada orang lain
1. Keluarga : permasalahan komunikasi
2. Atasan, performansi kerja menjadi menurun
3. Lingkungan masyarakat: tidak pernah aktif di aktivitas kemasyarakatan

Lalu apa solusinya? Apakah Work Life Balance atau Multitasking?

Adapun fakta terkait Work Life Balance adalah:
1. Tidak bisa dilakukan oleh semua orang, hanya orang-orang dengan ekonomi kelas atas dan orang-orang yang memiliki kewenangan yang bisa melakukannya.
2. Tergantung pada faktor eksternal
3. Adanya kecenderungan lebih berat ke salah satunya.

Lalu apa dong solusinya ? Apa multitasking?
Fakta terkait multitasking adalah:
1. Menurun produktivitas
2. Menurun keuntungan
3. Menurun performansi otak
4. Menimbulkan bahaya kesehatan
5. Melahirkan gap sosial
6. Meningkatkan agresifitas

2. Aktifkan Daya Pancar
Energi dalam diri kita ada 2 yaitu fisik dan metafisik (Kemampuan konsentrasi & gelombang otak). Kedua-duanya harus aktif. Jika salah satu loyo maka tidak akan berhasil. Bagaimana cara mengaktifkannya? Dengan mengelola energi yang akan dipancarkan.

“The Power of Engagement: Managing energi not time is the key to high performance & personal renewal (Jim Loeher).

Bagaimana cara mengelola energi tersebut?
1. Kelompokkan aktivitas kita
2. Disiplinkan diri

Dalam otak kita ada 4 Gelombang
1. Alpha. Gelombang Brainwave Alpha mempengaruhi kinerja otak yang berhubungan dengan kreatifitas, relaksasi dan visualisasi (8-13.9 Hz)
2 Beta. Gelombang Brainwave Beta mempengaruhi kinerja otak yang berhubungan dengan konsentrasi (14-30 Hz)
3. Theta. Gelombang Brainwave Theta mempengaruhi kinerja otak yang berhubungan dengan self meditation, memori dan relaksasi yang mendalam (4 -7.9 Hz)
4. Delta. Gelombang Brainwave Delta mempengaruhi kinerja otak yang berhubungan dengan penyembuhan internal pada tubuh (self healing), ketenangan dan kenyamanan (1-3.9 Hz)

Dengan mengatur gelombang otak kita berarti kita mengatur energi kita. Misal pada saat bekerja, kondisikan otak pada Gelombang Beta. Ketika kita lelah istirahatkan otak kita pada Gelombang Teta.

3. Pacu Mesin (Otak)
Otak/Mesin Kecerdasan terbagi 5 tapi hanya satu yang dominan
1. Thinking (Celebral Kiri)
2. Sensing (Limbik Kiri)
3. Intuiting (Celebral Kanan)
4. Feeling (Limbik Kanan)
5. Insting

Bagaimana mengetahui type otak kita? Sekarang sudah ada analisis sidik jari yang bisa mengetahui tipe otak kita serta penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan dari kita berdasarkan analisis tersebut. Sehingga kita mengetahui bagaimana cara belajar kita jika kita ingin berkembang. Pilih profesi dari hasil analisis tersebut.
Gunakanlah kekuatan alami kita untuk mencapai hasil yang maksimal. Optimalkan mesin kecerdasan kita untuk menjadi pemenang.

4. Nikmati Masalah
Masalah akan selalu datang dan pergi. Ketika masalah datang menghampiri kita ada 2 hal yang bisa dilakukan:
1. Lebih hebat/kuat
2. Lebih lemah/terpuruk
Yang membedakan adalah seberapa luas hati kita. Bagaimana cara meluaskan hati? Nikmati masalah dengan cara:
1. Terima masalah
a. Tidak lagi mempertanyakan kenapa masalah itu terjadi pada kita
b. Tidak lagi mencari kambing hitam
c. Lunturnya emosi-emosi negatif
2. Bergerak di level yang lebih tinggi (memperbaiki diri)
a. Kuantitas
b. Kualitas
c. Jenis Aktifitas

5. Tabung Epos (Energi Positif)
Berdasarkan hukum kekekalan energi, apa yang diusahakan sama dengan apa yang diperoleh. Tabung Energi Positif sebanyak-banyaknya dengan
1. Membantu orang lain tanpa pamrih
2. Ikut komunitas

Semakin banyak energi positif yang kita tabung dengan kebaikan-kebaikan yang kita lakukan, maka energi positif ini akan kembali ke kita. Semakin banyak energi positif maka adjency cost kita semakin rendah.

Jika kita menerapkan kelima modus tersebut maka hidup kita akan menjadi Sukses Mulia. Sehingga ketika sang maut akan menjemput kita sudah siap. Yuk mari menjadi insan Sukses Mulia yang menebarkan kebajikan di sekitar kita. Jika saat ini kehadiran kita sangat dirindukan oleh orang lain berarti kita sudah menabung energi positf. Hidup hanya sekali mari kita manfaatkan hidup ini untuk kebaikan.

468 ad

2 Comments

  1. Tulisannya menarik 🙂

    • Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

Read previous post:
12072870_s
Sejuta Cinta untuk Mereka yang Tidak Berdaya

Betapa banyak orang yang tidak beruntung di sekitar kita. Mereka tidak berdaya dengan kondisi ekonomi mereka bahkan untuk mencari uang...

Close