Jalan-jalan ke Korea Part 2

Posted by on Nov 30, 2014 in Jalan-jalan | 0 comments

Jalan-jalan ke Korea Part 2

4. Yeoju Premium Outlet

Alamat: 360 Myeongpum-ro, Yeoju City, Gyeonggi-do, Korea
Tel: (82) 1644-4001

Jam Operasi:
Senin-Kamis: 10.00 AM-08.00 PM
Jumat-Sabtu, Hari Libur: 10.00 AM – 09.00
July-Aug: 10.00 AM-09.00 PM setiap hari

Homepage: http://www.premiumoutlets.co.kr/eng/01_centers/main_yeoju.asp

Kami sampai di Yeoju pada saat jam makan siang sekitar jam 12.00 AM. Karena lapar saya lebih memilih cari food court dibanding belanja, perut lapar belanja pasti lemas. Di Food Plaza, makanan yang ada bervariasi tapi lebih banyak makanan Korea, tulisan menunya dalam bahasa Inggris tapi apa isinya dalam bahasa Korea sehingga takut juga untuk makan. Akhirnya minta bantuan Paul untuk cari makanan yang halal, akhirnya saya memutuskan makan di Johny Rocket karena menunya tidak ada babi, sedangkan yang lain salah satu menu pasti babi.Yang menarik pesan di tempat ini kita hanya diberi seperti token, jadi jika makanan pesanan kita siap token ini akan berbunyi. Jadi setelah pesan makanan saya langsung cari tempat duduk. Karena minuman dalam paket tersebut minuman bersoda, jadi saya ke counter minimart untuk beli minuman kemasan, karena semua minuman tulisannya bahasa Korea akhirnya iseng-iseng nanya seorang Ibu ternyata dia bisa bahasa Inggris. Akhirnya saya beli teh hijau dalam botol.

Yeoju Premium Outlet

Yeoju Premium Outlet

Food Plaza

Food Plaza

Yeoju Food Plaza

Yeoju Food Plaza

Yeoju Food Plaza

Suasana di Yeoju Food Plaza

Suasana di Yeoju Food Plaza

Suasana di Yeoju Food Plaza

Suasana di Yeoju Food Plaza

Suasana di Yeoju Food Plaza

Suasana di Yeoju Food Plaza

Minimart di Yeoju Food Plaza

Counter Permen di Yeoju Food Plaza

Counter Permen di Yeoju Food Plaza

Token antri makan

Token antri makan

Outlet ini desainnya sama seperti premium outlet di Jepang sama juga dengan di Amerika. Tapi saya lihat harganya bukanlah harga outlet, malah menurut saya sama saja dengan harga di counter brand di mall. Untuk yang didiskon hanya produk lama, jadi saya akhirnya tidak tertarik untuk belanja. Saya duduk-duduk saja di bangku di depan Food Plaza sambil menikmati air mancur dan pohon-pohon yang daunnya sudah mulai berwarna merah.

Yeoju Premium Outlet

Yeoju Premium Outlet

Taman bunga di Yeoju

Taman bunga di Yeoju

Air Mancur

Air Mancur

Koridor outlet

Koridor outlet

Perjalanan dari Yeoju dilanjutkan ke Everland Theme Park. Perjalanan ke Everland cukup jauh, harusnya selama di perjalanan saya tidur tapi karena tidak bisa tidur jadi selama perjalanan menikmati pemandangan kanan kiri jalan atau menonton Winter Sonata yang diputar oleh Paul.

5. Everland Theme Park
Everland ini sama seperti halnya Disneyland, pemiliknya Group Samsung. Ya, pemilik Samsung ini orang terkaya di Korea yang memberikan kontribusi GDP terbesar untuk negara. Taman bermain ini dibuka pada tahun 1976 dengan luas 100 hektar, Everland menjadi taman bermain terbesar di Korea. Dengan jumlah pengunjung sebanyak 6.6 juta pada tahun 2011, Everland masuk peringkat 13 di dunia untuk jumlah pengunjung.

Alamat: 199 Everland-ro, Pogog-eup, Cheoin-gu, Yongin-si, Gyeonggi-do, South Korea
+82 31-320-5000

Tiket Masuk:
Tiket 1 hari: Dewasa 46,000 won/Pelajar: 39,000 won/Anak-anak & orang tua: 36,000 won
Tiket Malam Hari (jam 17:00~): Dewasa 38,000 won/Pelajar: 32,000 won/Anak-anak & orang tua: 29,000 won
Pass 2-hari:Dewasa 74,000 won/Pelajar: 62,000 won/Anak-anak & orang tua: 58,000 won
※ Termasuk bebas bea masuk ke Ho-Am Art Museum sehari
※ Extra charges untuk wahana yang menggunakan koin dan special exhibitions
※ Tiket malam hari ini tidak tersedia di penjualan online

Taman Bermain di Everland dibagi 5 zona: Global Fair, Zoo-Topia, European Adventure, Magic Land and American Adventure.

Kami sampai di Everland sore hari sekitar jam 04.00 PM, karena hampir semua permainan di Everland mirip-mirip di Dufan seperti roller coaster, ayunan dll maka kami memutuskan hanya ke 4 Season Park alias Taman Bunga. Tamna bunga ini masuk ke zona: European Adventure. Di Korea memang penuh dengan tangga, kemana-mana pasti lewat tangga. Awalnya di film Korea yang menunjukkan jalan ke rumah yang melalui tangga dan tempat -tempat lain yang melalui tangga ternyata benar adanya. Jadi siapkan energi untuk naik dan turun tangga hitung-hitung olah raga.

Parking Lot Bis Wisata di Everland

Parking Lot Bis Wisata di Everland

Tangga dari Tempat Parkir ke Everland

Tangga dari Tempat Parkir ke Everland

Lagi asyik foto petugas Everland tiba-tiba ikut nampang di belakang

Lagi asyik foto petugas Everland tiba-tiba ikut nampang di belakang

Pintu Masuk Everland

Pintu Masuk Everland

Tiap area permainan di Everland ini jauh-jauh, jadi pilihannya naik cable car atau gondola. Untuk menunju taman bunga ini kami harus naik gondola.

Gondola ke Taman Bunga

Gondola ke Taman Bunga

Everland dari atas Gondola

Everland dari atas Gondola

Everland dari atas Gondola

Everland dari atas Gondola

Four season Park, Taman Bunga 4 Musim

Four season Park, Taman Bunga 4 Musim

Pada sat saya berkunjung ke Everland, karena mendekati perayaan Halloween, maka tema taman saat itu: Halloween. Jadi dimana ada labu dan kostum hantu.

Everland

Everland

Everland, Taman 4 Musim

Everland, Taman 4 Musim

Scrarecrow

Scrarecrow

Air Mancur, Taman 4 Musim

Air Mancur, Taman 4 Musim

Halloween

Halloween

6. Dongdaemun Market
Dongdaemun Market lantai 2 ada 1 toko oleh-oleh saya tidak tahu nama tokonya karena bon-nya dalam bahasa Korea. Pemilik toko ini pernah tinggal di Indonesia sehingga sangat fasih berbahasa Indonesia, bahakan lebih suka dipanggil Mas daripada Oppa. Semua pegawai toko ini fasih berbahasa Indonesia bahkan bisa bahasa gaul, jadi tidak perlu capek-capek bahasa Koreadeh yang bisa bikin lidah keseleo. Pembayaran di toko ini bisa dalam USD, Won dan Rupiah tapi semua harus tunai. Menurut Paul, toko ini yang paling di antara semua toko dan itu saya buktikan pada saat masih kurang oleh-oleh dan mencari di Myeongdong. Di toko ini pembelian 10 gratis 1 untuk semua item yang dibeli, harga gantungan kunci isi 6 buah dan tempelan kulkas harganya 9,000 Won. Sedangkan untuk piring porselen isi 3 harganya 8,000 Won, untuk piring yang besar 12,000 won dll. Di toko ini semua souvenir kecuali kartu pos bisa anda dapatkan mulai dari gantungan kunci, tempelan kulkas, piring, sumpit, mangkok khas korea, kaos, dompet khas Korea dll. Untuk kaos memang pilihannya tidak banyak di sini, bisa beli di Myeongdong atau salah satu toko di jalan menuju bandara tapi tentu saja harganya lebih mahal. Jadi silahkan pilih mana yang mau dibeli karena semua lucu-lucu. Setelah berbelanja sekitar 1 jam waktunya berkumpul ke meeting point untuk lanjut makan malam.

Aneka piring

Aneka piring

Ayo dipilih-dipilih

Ayo dipilih-dipilih

Ayo

Ayo belanja yang banyak

Ada peta Indonesia di kasir

Ada peta Indonesia di kasir

Selesai bealanja kami segera kembali ke bus untuk makan malam di Ginseng Chicken Soup.

6. Korea Ginseng Chicken Soup (Korea Samgyetang)
Samgyetang atau sup ayam ginseng merupakan makanan favorit di Korea terutama pada saat musim panas karena mengandung banyak nutrisi untuk memulihkan stamina. Salah satu samgyetang yang tertua di Seoul adalah Korea Samgyetang.
Korea Samgyetang terletak di:
Seoul-si Jung-gu Seosomun-dong 55-3 (close to Deoksugung Palace)
Tel: +82-2-752-9376, 2734 (Bahasa Korea)
Jam Operasi: 10.00 AM – 10.00 PM
Website:

Lokasi Korea Samgyetang  (c) Korea Samgyetang

Lokasi Korea Samgyetang (c) Korea Samgyetang

Logo Korea Samgyetang

Logo Korea Samgyetang

Suasana di dalam Restaurant

Suasana di dalam Restaurant, (c) Korea Samgyetang

Di Restaurant yang terdiri dari 4 lantai dan terletak di pojokan ini, ada berapa pilihana makanan. Malam itu menunya adalah sup ayam ginseng, isinya dalam 1 mangkuk: nasi, 1 ekor ayam yang usianya 49 hari, kurma Cina dan ginseng yang usianya 4 tahun. Biasanya orang Korea makannya ditambah dengan Wine ginseng yang dicampur sebagai topping. Untuk rombongan kami, wine-nya dipisah. Tentu saja yang bisa minum mereka yang non muslim. Kalau di Korea apapun makanannya pasti selalu ada Kimchi, mungkin di Indonesia seperti sambal.

Sup ayam ginseng

Sup ayam ginseng

Makanan pelengkap

Makanan pelengkap

Suasana restaurant di lantai 2

Suasana restaurant di lantai 2

Selesai makan kami menuju ke bus, sebelumnya saya mapir dulu ke Starbuck beli tumbler yang ada tulisan Korea. Lokasi Starbuck bersebelahan dengan Korea Samgyetang. Perjalanan dilanjutkan ke Hotel dia rea Itaewon.

7. Hotel Hamilton
Hotel ini berlokasi di daerah Itaweon, daerah yang disebut Western Town karena banyaknya orang asing yang bermukim di sini serta banyak restaurant asing seperi India, Pakistan, Turki, Amerika, Cananda, Itali, Perancis, Jerman dan Mexico. Di daerah sini juga banyak bar, toko-toko mulai dari kosmetik, bahkan kaki lima. Mini market pun di sini 24 jam. Karena daerah ini adalah daerah turis, maka anda harus berhati-hati karena banyak juga turis kere yang suka menipu bahkan menghipnotis di sini mereka umumnya dari Afrika, India dan Arab. Jadi jika ada orang tidak dikenal yang mengajak anda bicara bahkan tahu anda dari Indonesia dan mereka pura-pura bertanya dalam bahasa Indonesialebih baik anda menghindar.
Hotel ini beralamat di:
179, Itaewon-ro
Yongsan, Seoul si
Telepon: +82 2 3786 6000

Sampai di hotel, Vincent langsung membagi nomer kamar. Kamar saya di lantai 6 tepatnya di no 612. Kamar ini posisinya di atas kolam renang, karena sudah musim gugur kolam renangnya kering. Sampai hotel saya hanya meletakkan barang-barang dan langsung keluar dengan berapa teman kakak ditemani Kevin ke minimart dekat hotel. Waktu sudah jam 21.30 ketika kami keluar untuk beli air kemasan dan buah, seperti yang diinfo Vincent dan Paul memang benar adanya banyak orang asing yang seliweran yang nanya-nanya dalam bahasa Indonesia. Mereka beli bir kalengan di mini mart dekat hotel. Karena daerah ini memang daerah wisata malam karena banyaknya bar dan restaurant maka Itaewon tetap ramai sampai pagi.

Hotel Hamilton ini hotel tua, sabun mandi yang disediakan di kamar masih dalam bentuk batangan. Tentu saja saya lebih suka pada toiletry yang saya bawa sendiri termasuk handuk karena handuknya sudah kusam warnanya.

Hotel Hamilton (source: Tripadvisor)

Hotel Hamilton (source: Tripadvisor)

Enaknya hotel ini karena lokasinya strategis, tapi tidak enaknya jika kamar menghadap ke belakang akan sangat berisik karena sekeliling-nya bar-bar yang buka sampai dini hari. Saya beruntung karena kamar saya menghadap ke jalan raya, dari kamar saya bisa melihat pemandangan Itaewon termasuk maejid besar Seoul. Di lobby hotel ada ATM Bank dan ATM ini ada pilihan bahasa Indonesia jadi menurut saya ini salah satu kelebihan.

Jam 04.30 pagi saya sudah bangun untuk sholat Subuh dan persiapan sarapan. Jam 06.00 pagi saya sudah sarapan, menu sarapannya lumayan banyak.

Hari Keempat
1. Korea Ginseng
Perjalanan pertama langsung menuju Toko Ginseng, toko ini sekarang dikelola oleh pemerintah. Jadi semua ginseng di Korea hanya diolah dan dikemas di toko ini. Kami harus menunggu sekitar 5 menit karena untuk masuk ke toko di lantai 2 memang dibatasi. Di lantai 2 kami disambut oleh Hendi, orang Indonesia yang bermukim di Korea dan sudah berapa tahun tinggal di sana. Karena banyaknya wisatawan Indonesia yang berkunjung, maka pemerintah Korea membuka kesempatan kepada WNI untuk bekerja di Korea sebagai petugas di beberapa toko milik pemerintah Korea seperti ginseng, toko amethys, toko Healthy Liver dll seperti semboyan pemerintah Korea bahwa “No Languange Barrier in Korea” menjadi nyata. Sehingga setiap wisatawan asing bisa berbelanja dan mendapatkan informasi dengan bahasa mereka sendiri. Ginseng Korea yang digunakan sebagai obat adalah ginseng yang sudah berusia 4 tahun. Bedanya ginseng Korea dengan ginseng Cina, Jepang dan Amerika adalah tidak bersifat panas maupun dingin jadi bisa digunakan untuk semua penyakit. Di sini ginseng yang dijual berbagai macam bentuk mulai dari bubuk, jelly dan kapsul. Salah satu produk unggulan adalah Doctor Ginseng yang digunakan untuk detoksifikasi dan dipakai selama 3 bulan saja. Jika kita sudah pernah membeli produk ginseng di sini, maka nanti kita dapat membeli secara online karena nama kita sudah terdaftar.
Produk-produk ini tidak dijual di luar Korea, jadi produk yang beredar di pasaran yang mengaku sebagai produk Korea itu bukanlah Ginseng Korea atau usianya belum mencapai 4 tahun. Rata-rata produk ini seharga 500.000-600.000 Won. Anda bisa sharing dengan teman anda jika anda hanya butuh untuk 3 bulan pemakaian karena 1 produk rata-rata terdiri dari 360 kapsul. Seperti biasa para Ibu ini membeli produk ginseng baik yang untuk detoksifikasi maupun pengobatan.

Di toko Ginseng ini anda juga bisa membeli oleh-oleh makanan tradisional Korea yang sudah dikemas modern seperti permen ginseng, cracker beras dengan aneka rasa, coklat bahkan di sini juga dijual masker ginseng, scrub wajah, masker buah-buahan dan souvenir. Yang terkenal di Korea adalah masker sachet yang dijual per 10 bungkus dengan harga 12.000 Won jika beli beli 5 paket free 1 paket. Jadi kami belinya gabungan baik scrub, masker maupun snack karena harganya jadi 10.000 Won per paket irit 2.000 won. Di tempat ini sudah disediakan packing kardus untuk oleh-oleh sehingga bisa langsung masuk bagasi saat pulang nanti.

Welcome to Korea Ginseng

Korea Ginseng House

Korea Ginseng House

Makanan khas Korea

Makanan khas Korea

Aneka snack dan permen

Aneka snack dan permen

Aneka masker, scrub wajab

Aneka masker, scrub wajab

Aneka souvenir

Aneka souvenir

Rumput Laut dll

Rumput Laut dll

Lanjut ke Part 3

468 ad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

Read previous post:
Nina Gyeongbokdong
Jalan-jalan ke Korea Part 1

Korea sekarang ini merupakan negara yang paling sering dikunjungi wisatawan asing sejak demam Hallyu (Hollywood-nya Korea) & KPOP melanda seluruh...

Close